Laut Kita, Tanggung Jawab Kita: Pengawasan Perikanan untuk Masyarakat

Rp60.000

Description

Additional information

Judul

Laut Kita, Tanggung Jawab Kita: Pengawasan Perikanan untuk Masyarakat

Penulis

Monica Ryan

Kata Pengantar

Puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan karunia-Nya sehingga buku berjudul “Laut Kita, Tanggung Jawab Kita: Pengawasan Perikanan untuk Masyarakat” ini dapat disusun dan disajikan kepada pembaca. Buku ini lahir dari kesadaran bersama bahwa laut merupakan aset strategis bangsa yang memiliki nilai ekologis, ekonomis, dan sosial yang sangat besar, sehingga pengelolaannya menuntut peran aktif seluruh elemen masyarakat.
Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki wilayah laut yang luas dan kekayaan sumber daya perikanan yang melimpah. Namun demikian, tantangan dalam pengawasan perikanan, seperti praktik penangkapan ikan ilegal, degradasi ekosistem laut, serta lemahnya partisipasi masyarakat dalam pengawasan, masih menjadi persoalan serius. Oleh karena itu, buku ini hadir sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan partisipasi masyarakat dalam menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan melalui pengawasan yang kolaboratif dan berkelanjutan.
Buku ini disusun dengan bahasa yang komunikatif dan pendekatan yang aplikatif, sehingga dapat dipahami oleh berbagai kalangan, mulai dari masyarakat pesisir, pelaku usaha perikanan, akademisi, hingga pengambil kebijakan. Materi yang disajikan tidak hanya mengulas konsep dan regulasi pengawasan perikanan, tetapi juga menekankan pentingnya peran masyarakat sebagai garda terdepan dalam menjaga laut sebagai warisan bagi generasi mendatang.
Penulis menyadari bahwa buku ini masih memiliki keterbatasan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang konstruktif sangat diharapkan demi penyempurnaan karya ini di masa yang akan datang. Semoga buku ini dapat memberikan manfaat, memperkaya khazanah pengetahuan, serta menjadi inspirasi dalam membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga laut bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab kita bersama.
Akhir kata, semoga buku ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi upaya pengawasan perikanan dan pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan di Indonesia.

Harga

Rp. 60000

ISBN

Dalam Diajukan

Ukuran Buku

A5

Kertas Digunakan

A4

Sinopsisi Buku

Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki wilayah laut yang luas dan kekayaan sumber daya perikanan yang menjadi tumpuan kehidupan jutaan masyarakat. Namun, potensi besar tersebut dihadapkan pada berbagai tantangan serius, seperti penangkapan ikan ilegal, praktik perikanan yang tidak berkelanjutan, serta lemahnya sistem pengawasan di lapangan. Buku “Laut Kita, Tanggung Jawab Kita: Pengawasan Perikanan untuk Masyarakat” hadir untuk menjawab kebutuhan akan pemahaman yang komprehensif mengenai pentingnya pengawasan perikanan berbasis partisipasi masyarakat.

Buku ini mengulas konsep dasar pengelolaan dan pengawasan perikanan, kerangka kebijakan dan regulasi yang berlaku, serta peran strategis masyarakat pesisir dalam menjaga keberlanjutan sumber daya laut. Dengan pendekatan yang mudah dipahami, pembaca diajak untuk memahami bahwa pengawasan perikanan bukan semata tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama yang melibatkan nelayan, komunitas lokal, aparat penegak hukum, dan pemangku kepentingan lainnya.

Selain itu, buku ini menyajikan contoh praktik baik, model pengawasan partisipatif, serta pemanfaatan teknologi sederhana dalam mendukung pengawasan perikanan di tingkat lokal. Pembahasan juga menekankan pentingnya edukasi, kesadaran hukum, dan penguatan kelembagaan masyarakat sebagai fondasi utama dalam membangun sistem pengawasan yang efektif dan berkelanjutan.

Ditujukan bagi masyarakat umum, nelayan, pegiat kelautan, mahasiswa, serta aparatur pemerintahan, buku ini diharapkan dapat menjadi sumber referensi sekaligus inspirasi dalam menumbuhkan kesadaran kolektif untuk menjaga laut sebagai warisan bersama. Melalui pengawasan perikanan yang partisipatif dan bertanggung jawab, keberlanjutan sumber daya laut dan kesejahteraan masyarakat pesisir dapat diwujudkan secara berkelanjutan.

Daftar Pustaka

Buku dan Jurnal Akademik
Satria, A. (2009). Pesisir dan Laut untuk Rakyat. Bogor: IPB Press.
Kusnadi. (2003). Akar Kemiskinan Nelayan. Yogyakarta: LKiS.
Masyhuri. (1996). Menyisir Pantai Utara: Usaha dan Perekonomian Nelayan di Jawa dan Madura 1850-1940. Yogyakarta: Yayasan Pustaka Nusatama.
Ruddle, K., & Johannes, R.E. (1985). The Traditional Knowledge and Management of Coastal Systems in Asia and the Pacific. Jakarta: UNESCO.
Zerner, C. (2003). "Culture and the Question of Rights: Forests, Coasts, and Seas in Southeast Asia." Duke University Press.
Strang, V. (2005). "Common Senses: Water, Sensory Experience and the Generation of Meaning." Journal of Material Culture, 10(1): 92-120.
Steinberg, P.E. (2001). The Social Construction of the Ocean. Cambridge University Press.
Helmreich, S. (2009). Alien Ocean: Anthropological Voyages in Microbial Seas. University of California Press.
Referensi Indonesia
Lapian, A.B. (2009). Orang Laut, Bajak Laut, Raja Laut: Sejarah Kawasan Laut Sulawesi Abad XIX. Jakarta: Komunitas Bambu.
Adhuri, D.S. (2013). Selling the Sea, Fishing for Power: A Study of Conflict over Marine Tenure in Kei Islands, Eastern Indonesia. ANU Press.
Warren, C. (2007). "Adat in Balinese Discourse and Practice: Locating Citizenship and the Commonwealth." The Revival of Tradition in Indonesian Politics.
Thorburn, C.C. (2000). "Changing Customary Marine Resource Management Practice and Institutions: The Case of Sasi Lola in the Kei Islands, Indonesia." World Development, 28(8): 1461-1479.

Laporan dan Publikasi
FAO. (2020). The State of World Fisheries and Aquaculture 2020: Sustainability in Action. Rome: FAO.
KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan). (2021). Statistik Kelautan dan Perikanan Indonesia.
UNESCO. (2017). Rethinking Education: Towards a Global Common Good? – Bagian tentang indigenous knowledge.
Artikel dan Esai
Lowe, C. (2006). "Wild Profusion: Biodiversity Conservation in an Indonesian Archipelago." Princeton University Press.
Sather, C. (1997). The Bajau Laut: Adaptation, History, and Fate in a Maritime Fishing Society of South-Eastern Sabah. Oxford University Press.
Clifton, J. (2013). "Refocusing Conservation through a Cultural Lens: Improving Governance in the Wakatobi National Park, Indonesia." Marine Policy, 41: 80-86.
Sumber Digital dan Database
Asia-Pacific Network for Global Change Research (APN). Traditional Knowledge and Climate Change in Asia Pacific. https://www.apn-gcr.org/
The SeaLit Project (Sea Literary Cultures). https://sealitproject.com/
World Ocean Review. Marine Resources. https://worldoceanreview.com/

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Laut Kita, Tanggung Jawab Kita: Pengawasan Perikanan untuk Masyarakat”

Your email address will not be published. Required fields are marked *