Patologi Sosial dan Kriminologi
Sosiologi dan antropologi, Kriminologi

Patologi Sosial dan Kriminologi

Oleh Rahmawati Wae, Rila Rahma Mulyani

Cetak

Rp 60.000

E-Book (Digital)

Rp 15.000

Tertarik Membaca Buku Ini?

Buku akan dikirim instan (jika e-book) atau via Ekspedisi (Cetak).

Spesifikasi Buku

ISBN 978-623-5299-74-7
Halaman 122 Hal
Terbit Mar 2026
Bahasa Indonesia
Segala puji penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT atas limpahan rahmat, taufik, dan hidayah-Nya sehingga buku berjudul “Patologi Sosial dan Kriminologi” dapat diselesaikan dengan baik. Kehadiran buku ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan khazanah keilmuan, khususnya dalam ranah ilmu sosial, pendidikan, dan bimbingan konseling. Perkembangan zaman yang ditandai dengan dinamika sosial, ekonomi, politik, dan budaya, turut menghadirkan beragam bentuk penyimpangan perilaku dalam masyarakat. Fenomena patologi sosial seperti kenakalan remaja, kekerasan, penyalahgunaan narkoba, hingga degradasi moral, merupakan persoalan yang semakin kompleks dan membutuhkan pemahaman mendalam. Melalui buku ini, penulis berupaya mengurai akar-akar penyebab patologi sosial dari berbagai dimensi baik psikologis, sosiologis, ekonomi, dan budaya sehingga pembaca dapat melihat permasalahan ini secara lebih komprehensif. Sebagai buku ajar, karya ini ditujukan terutama bagi mahasiswa yang menempuh Mata Kuliah Patologi Sosial dan Kriminologi, serta bagi pembaca umum yang memiliki perhatian terhadap isu-isu sosial.. Harapannya, isi buku ini tidak hanya menambah wawasan teoretis, tetapi juga dapat menjadi pijakan praktis dalam merancang strategi pencegahan dan penanggulangan berbagai permasalahan sosial yang ada di sekitar kita. Ucapan terima kasih penulis sampaikan kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, baik berupa dorongan, masukan, maupun literatur yang memperkaya penyusunan buku ini. Penulis menyadari sepenuhnya bahwa karya ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan demi penyempurnaan pada edisi selanjutnya.
  1. Galtung, F. (2006). Measuring the immeasurable: Boundaries and functions of (macro) corruption indices. In C. Sampford, A. Shacklock, C. Connors, & F. Galtung (Eds.), Measuring corruption (pp. 101–130). Routledge.
  2. Heidenheimer, A. J., Johnston, M., & LeVine, V. T. (1989). Political Corruption: A Handbook. Transaction Publishers.
  3. Heywood, P. M., & Rose, J. (2021). Political corruption: Concepts and contexts. Routledge.
  4. Huberts, L. W. J. C. (2018). Integrity: What it is and why it is important. Public Integrity, 20(sup1), S18–S32. https://doi.org/10.1080/10999922.2018.1477404
  5. Kaufmann, D., Kraay, A., & Mastruzzi, M. (2010). The worldwide governance indicators: Methodology and analytical issues. World Bank Policy Research Working Paper No. 5430. https://doi.org/10.1596/1813-9450-5430
  6. Kaufmann, D., & Vicente, P. C. (2011). Legal corruption. Economics & Politics, 23(2), 195–219. https://doi.org/10.1111/j.1468-0343.2010.00377.x
  7. Klitgaard, R. (1998). Controlling corruption. University of California Press.
  8. KPK. (2010). Pedoman Gratifikasi bagi Pegawai Negeri dan Penyelenggara Negara. Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi.
  9. Larmour, P. (2001). Ethics and Governance in the Public Sector. Canberra: ANU Press.
  10. Mungiu-Pippidi, A. (2020). The quest for good governance: How societies develop control of corruption. Cambridge University Press.
  11. Neal, J. W., & Neal, Z. P. (2013). Nested or networked? Future directions for ecological systems theory. Social Development, 22(4), 722–737. https://doi.org/10.1111/sode.12018
  12. Noor, F. (2017). Korupsi dan Gratifikasi dalam Perspektif Hukum dan Etika. Jakarta: Rajawali Pers.
  13. Persson, A., Rothstein, B., & Teorell, J. (2013). Why anticorruption reforms fail—Systemic corruption as a collective action problem. Governance, 26(3), 449–471. https://doi.org/10.1111/j.1468-0491.2012.01604.x
  14. Rest, J. R., Narvaez, D., Bebeau, M. J., & Thoma, S. J. (2016). Postconventional moral thinking: A neo-Kohlbergian approach. Psychology Press.
  15. Robinson, M. (2008). Corruption and Development: The Anti-Corruption Campaigns. London: Routledge.
  16. Rose-Ackerman, S. (1999). Corruption and Government: Causes, Consequences, and Reform. Cambridge: Cambridge University Press.
  17. Rose-Ackerman, S., & Palifka, B. J. (2016). Corruption and government: Causes, consequences, and reform (2nd ed.). Cambridge University Press.
  18. Rothstein, B., & Varraich, A. (2017). Making sense of corruption. Cambridge University Press.
  19. Transparency International. (2022). Corruption Perceptions Index 2022. Berlin: Transparency International.
  20. Transparency International. (2021). Global corruption report: Conflict of interest. Transparency International.
Rahmawati Wae
Penulis
Rila Rahma Mulyani
Penulis
🌐 Ekosistem Digital Terintegrasi

Solusi Akademik Komprehensif

Karya Anda tidak hanya terbit menjadi buku, tetapi juga terdistribusi luas dalam ekosistem digital untuk memberikan dampak akademis maksimal.

Institutional Repository

Kami memiliki repository tersendiri (repository.haqipub.com). Seluruh karya yang Anda terbitkan akan diunggah ke repository ini, sehingga karya tulisan Anda otomatis terindeks di Google Scholar dan direktori akademis lainnya.

Penerbitan Jurnal Ilmiah

Selain publikasi buku, kami juga menyediakan layanan penerbitan jurnal ilmiah. Platform OJS (Open Journal Systems) kami di journal.haqipub.com siap menjadi wadah publikasi hasil riset Anda.

Buku Sejenis

Sosiologi dan antropologi, Pendidikan dan penelitian ilmu pengetahuan alam
Metodologi Penelitian Kuantitatif

Rp 15.000

Sosiologi dan antropologi, Pendidikan
PENGANTAR METODE PENELITIAN SOSIAL DAN P...

Rp 15.000

Sosiologi dan antropologi, Kultur dan kebudayaan
Relasi Etnis dan Integrasi Bangsa

Rp 15.000

Sosiologi dan antropologi, Kultur dan kebudayaan
Komunikasi Pembangunan

Rp 15.000